Penulis: Rafiqa Putri Shabrina

Sobat Biotech! Sudah berkenalan dengan salah satu teknik perbanyakan tanaman yang dilakukan di laboratorium?
Ternyata kita bisa lho melakukan kegiatan perkembangbiakan tanaman selain pada lahan terbuka. Kultur jaringan merupakan suatu metode untuk mengisolasi bagian tanaman seperti protoplasma, sel, sekelompok sel, jaringan dan organ, serta menumbuhkannya dalam keadaan aseptik, sehingga bagian-bagian tersebut dapat beregenerasi menjadi tanaman utuh kembali.
Akan tetapi pelaksanaan metode kultur jaringan ini tidak boleh dilakukan sembarangan, sebab terdapat tahapan-tahapan penting yang perlu diperhatikan serta disiapkan ketika melaksanakan metode perbanyakan secara vegetatif ini, di antaranya adalah :
- Sterilitas => Dimana semua komponen yang digunakan harus steril dari kontaminan, termasuk media, bahan eksplan, dan lingkungan kerja.
- Media => Media yang digunakan harus sesuai dengan tujuan dan jenis tanaman, serta jenis dan umur jaringan yang akan akan dikulturkan. Media buatan ini terdiri dari unsur makro dan mikro, seperti garam, asam amino, vitamin, suplemen organik, dan sumber karbon
- Ruang Transfer => Ruangan yang digunakan selama proses kultur jaringan ini harus steril, bebas dari debu dan hewan kecil, dan dilengkapi dengan tempat cuci tangan, pengatur suhu, lampu ultra violet, dan lampu TL biasa.
- Persiapan Eksplan => Potongan jaringan yang diisolasi dari tanaman yang digunakan untuk inisiasi suatu kultur in vitro.
- Inokulasi => Kegiatan penanaman eksplan ke dalam botol kultur atau penanaman ulang eksplan pada media dengan jenis yang sama atau tahap pertumbuhan selanjutnya.
- Multiplikasi => Kegiatan ini merupakan dimulainya perbanyakan calon tanaman dengan menanam eksplan pada media
- Aklimatisasi => Aklimatisasi adalah proses pemindahan planlet dari lingkungan yang terkontrol ke kondisi lingkungan tak terkendali. Hal ini dilakukan untuk mengadaptasikan tanaman hasil kultur jaringan terhadap lingkungan baru.
Apakah teknik perbanyakan secara in vitro ini memberikan manfaat?
Tentu saja, jika anda melakukan perbanyakan tanaman dengan kultur jaringan ini, setidaknya anda akan memperoleh manfaat sebagai berikut :
- Dapat diarahkan untuk perbanyakan tanaman dalam jumlah yang besar untuk memenuhi kebutuhan bibit.
- Eliminasi virus pada bibit tanaman, sehingga tanaman bersih dari virus penyebab penyakit.
- Menciptakan variasi-variasi melalui Variasi somaclonal dari kalus.
- Hibridisasi somatik.
Apakah anda tertarik dengan metode perbanyakan tanaman yang satu ini? Anda bisa mengunjungi lebih lanjut informasi mengenai bahan ataupun kebutuhan yang diperlukan melalui Website kami, pawitrabiotech.com ataupun anda bisa temukan kami juga di Instagram: @pawitrabiotech 😉