Penulis: Annora Levinawati

| Teh kombucha merupakan teh yang difermentasi dengan menggunakan mikroorganisme. Hal ini menyebabkan teh kombucha memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dan bermanfaat untuk kesehatan daripada teh biasa. Teh kombucha banyak dikenal kaya Teh kombucha sering dibuat dengan daun teh hitam, teh hijau, teh oolong, bahkan infused water dengan tambahan bunga melati, daun mint, buah-buahan, dan sebagainya. Teh kombucha dikenal kaya akan aktivitas antioksidan karena kandungan fenolik bebas selama fermentasi sehingga semakin tinggi kadar fenolik, maka akan semakin tinggi pula aktivitas antioksidannya. Banyaknya kandungan senyawa organik pada teh kombucha menjadikannya sebagai minuman yang berpotensi untuk kesehatan. Berikut ini merupakan cara pembuatan teh kombucha: 1. Merebus air sebanyak 3 liter dengan suhu 90°C 2. Menambahkan gula 450 gram 3. Menambahkan daun teh yang digunakan (teh hitam, teh hijau, atau teh oolong) kemudian diamkan hingga mendidih 4. Memindahkan teh ke dalam wadah kaca lalu tambahkan starter kombucha 10% dan 1 keping SCOBY 5. Menutup wadah kaca yang digunakan dengan kain dan diamkan selama 7-14 hari 6. Fermentasi teh kombucha yang berhasil ditandai dengan terbentuknya koloni bakteri dan khamir yang mengapung di atas larutan teh kombucha. Manfaat Untuk Kesehatan Teh kombucha memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan mampu menghambat oksidasi dengan mengikat radikal bebas, menghambat pertumbuhan sel kanker, dan mengurangi penimbunan kolesterol. Selain antioksidan, teh kombucha juga mengandung asam-asam organik yang bermanfaat bagi metabolisme tubuh seperti asam asetat (mengikat toksin), asam glukonat (mengikat toksin dan menurunkan kadar glukosa darah), dan asam laktat (membantu mencegah kanker). |