Bumi Kok Datar? Ini Dia Fakta yang Harus Kamu Tahu!

Penulis: Annora Levinawati

Pada zaman peradaban Mesir kuno, banyak orang mempercayai bahwa langit merupakan Dewi Nut yang sedang merentangkan kaki dan tangannya ke seluruh penjuru bumi. Sementara itu, bumi adalah Dewa Geb yang sedang berbaring di bawah langit. Berbeda dengan peradaban Mesir kuno, orang-orang di peradaban Yunani kuno mulai berpikir rasional, namun masih menganggap bahwa bumi itu datar. 

Thales berpendapat bahwa bumi itu berbentuk datar dan mengambang di permukaan air seperti kayu yang mengambang di lautan. Anaximander juga mempercayai bahwa bumi itu datar. Dia percaya bahwa bumi berbentuk silinder pendek dengan permukaan datar yang mengambang di udara dan benda-benda langit yang juga berbentuk datar. Pemikiran tersebut menimbulkan argumen yang beragam dan mulai bermunculan tokoh-tokoh seperti Aristoteles yang menyadari bahwa sebenarnya bumi itu berbentuk bulat.

Teori Bumi Bulat

Berikut ini merupakan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa bumi berbentuk bulat:

  1. Zona Waktu

Adanya zona waktu menjadi bukti bahwa bumi itu bulat. Zona waktu terjadi karena cahaya matahari yang tidak dapat menerangi seluruh permukaan bumi secara bersamaan akibat bentuknya yang bulat.

  1. Pengamatan Luar Angkasa

Pengamatan dari luar angkasa sudah dilakukan untuk membuktikan bahwa bumi itu berbentuk bulat. International Space Station (ISS) merekam dan mengambil gambar di ketinggian 400 km dari permukaan bumi. Dari gambar tersebut, terlihat bahwa terdapat lengkungan pada bumi yang menunjukkan kalau bumi itu berbentuk bulat.

  1. Penjelajahan Manusia

Pada zaman dahulu manusia seringkali menjelajah baik untuk mencari wilayah maupun perdagangan. Pada abad ke 15 Spanyol dan Portugis sepakat untuk melakukan Perjanjian Tordesillas yang berisi pembagian arah pelayaran. Spanyol memiliki hak perdagangan dan pelayaran ke arah barat sedangkan Portugis ke arah timur. Ketika kapal dari kedua negara tersebut mulai berlayar mereka malah dipertemukan di Kepulauan Maluku yang membuat mereka bingung. Hal inilah yang kemudian menjadi bukti bahwa bumi itu bulat. 

Teori Bumi Datar

Teori bumi datar dicetuskan oleh Samuel Birley Rowbotham pada abad ke 19. Dia melakukan sebuah eksperimen dengan melayarkan kapal di saluran air sungai Bedford yang memiliki jembatan setiap 6 mil. Jika bumi bulat maka kapal yang terlihat dari satu jembatan harusnya tidak terlihat dari jembatan lainnya. Namun, Rowbotham masih bisa melihat kapal tersebut sehingga mulai beranggapan bahwa bumi itu datar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top